Senyum
sapa akan menjadi pembuka mata para pembaca untuk memanfaatkan indranya dengan
baik dalam melihat isi tulisan ini.
Dalam
tulisan ini akan sedikit ada pemaparan berkaitan dengan pramuka yang dikaitkan
dengan Sumber Daya Manusia.
Pramuka
merupakan bentuk organisasi pendidikan non formal yang didalamnya terdapat
golongan siaga, penggalang, penegak serta pandega serta kelompok anggota yang
lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir dan
Majelis Pembimbing.. Selain itu pramuka jika dilihat dari makna katanya
merupakan kepanjangan dari Praja Muda Karana yang mempunyai arti rakyat muda
yang suka berkarya.
Dengan
melihat makna pramuka yang menunujukkan rakyat yang suka berkarya maka pramuka
juga mempunyai peran yang besar juga dalam meningkatkan sumber daya manusia.
Hal tersebut karena anggota pramuka dalam setiap langkahnya selalu menjalankan
nilai-nilai luhur yang telah dijunjungnya, dimana nilai-nilai tersebut dikonsep
dalam dharma pramuka yang berisi:
1. Taqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta
alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot
yang sopan dan kesatria
4. Patuh
dan suka bermusyawarah
5. Rela
Menolong dan tabah
6. Rajin,
terampil dan gembira
7. Hemat,
cermat, dan bersahaja
8. Disiplin
Berani dan setia
9. Bertanggungjawab
dan dapat dipercaya
10. Suci
dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Itu semua merupakan nilai-nilai luhur
yang selalu dijunjung oleh anggota gerakan pramuka, sehingga dengan adanya
keteguhan hati yang kuat oleh anggota pramuka untuk bisa menjalankannya merupakan
langkah nyata seseorang bisa menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas tidak bisa dilakukan
dengan instan dan kilat, tetapi semuanya memerlukan proses yang panjang dan
sebuah kerja keras.
Sumber daya manusia merupakan potensi
yang ada pada diri manusia untuk bisa menjalankan perannya dalam
menyejahterakan kehidupan. Selain itu sumber daya manusia juga bisa menjadi
asset yang berfungsi sebagai modal maju mundurnya suatu organisasi, sehingga
sumber daya manusia di dalam pramuka menjadi hal yang selalu ditekankan.
Gerakan Pramuka tidak akan mampu berdiri
secara kokoh di Indonesia kalau tidak memiliki sumber daya manusia yang
berkualitas. Maju mundurnya pramuka ada di dalam anggota pramuka itu sendiri
yang menentukan. Untuk mendongkrak kemajuan pramuka maka sumber daya manusia
menjadi penentunya.
Pramuka menjadi wadah yang bagus untuk
membentuk sumber daya manussia yang berkualitas, hal tersebut karena metode
pembelajaran yang diterapkan pramuka mampu menumbuhkan kreativitas untuk
menghasilkan inovasi baru. Metode pembelajaran dalam pramuka diantaranya adalah
sebagai berikut ini :
1. Belajar
sambil melakukan kegiatan yang menyenangkan
Dalam hal ini bisa dicontohkan saat
anggota pramuka belajar berbagai macam jenis tali dan simpul yang banyak
macamnya, maka dibuatlah inisiatif untuk membuat pionering yang disitu
berbentuk gapura, tiang, pintu atau yang lainnya lagi yang disitu juga
diselingi dengan lagu-lagu atau yel-yel untuk menambah semangat anggota
pramuka. Dengan cara belajar yang menyenangkan maka seseorang tidak merasa
tertekan dan berat dalam menjalankannya, sehingga seseorang bisa menikmati dan
menerima pembelajaran yang disampaikan. Belajar yang menyenangkan lainnya yang
dilakukan pramuka juga sering kali menyisipkan game-game di season
materi-materi supaya anggota pramuka yang belajar tidak bosan dan jenuh dengan
materi yang dipaparkan.

Dengan adanya metode pembelajaran yang
diiringi dengan kegiatan yang menyenangkan akan memudahkan seseorang dalam
memahami materi yang disampaikan. Dengan begitu orang akan mengingatnya dan
bahkan siap menerapkan hasil belajar yang diperolehnya supaya menjadi ilmu yang
bermanfaat untuk dirinya sendiri dan juga orang lain. Proses pembelajaran yang
diselingi kegiatan menyenangkan juga bisa menjadi interkasi yang komunikatif,
karena stimulus yang diberikan oleh para senior dalam menjelaskan tali temali
langsung diterapkan oleh para junior untuk bisa membentuk suatu pionering. Dengan
begitu para junior menjadi lebih peka pada stimulus yang diberikan senior dan
tanpa panjang lebar lagi para junior langsung beraksi untuk praktek sehingga
bisa menunjukkan adanya respon yang positif ataupun negatif dari pembelajaran tersebut.
Dengan adanya kecakapan respon yang
diterima oleh anggota pramuka maka seseorang akan terlatih menjadi manusia yang
cepat tanggap pada situasi yang ada. Hal tersebut karena kecakapan menjadi
sesuatu hal yang disukai oleh orang banyak, sehingga kecakapan juga bisa
dilatih melalui metode pembelajaran yang disertai dengan kegiatan menarik.
Kecakapan menjadi hal yang selalu dicari-cari oleh masyarakat, karena dengan
adanya kecakapan yang bagus dimilki seseorang menunjukkan interkasinya bagus
juga sehingga akan banyak dibutuhkan leh masyarakat.
2. Sistem
Berkelompok
Sistem berkelompok yang ada di pramuka
bisa dilihat di semua golongan pramuka baik dari golongan siaga maupun penegak.
Di golongan siaga dibagi menjadi siaga mula, bantu, dan tata dimana itu masih dipisah
menjadi barung yang bisa terdiri dari barung merah, hijau, kuning dan lainnya
lagi. Dimanapun dan kapanpun keberadaan anggota pramuka selalu dibentuk dalam
sistem kelompok, hal tersebut dilakukan karena manusia adalah makhluk sosial
yang saling membutuhkan satu dengan yang lain dan tidak bisa berdiri sendiri. Hal
tersebut bisa terlihat dalam aktivitas pendirian tenda oleh anggota pramuka
yang akan mudah pendiriannya bila dilakukan secara berkelompok dari pada
mendirikan tenda sendirian.

Dengan adanya sistem berkelompok di
gerakan pramuka maka akan memuculkan hubungan sosial yang baik sesama manusia
untuk bisa hidup bersama dan bisa menciptakan hubungan timbal balik yang saling
mempengaruhi antara idividu satu dengan individu lainnya. Dengan adanya
hubungan sosial yang baik diantara anggota kelompok maka potensi yang dimiliki
seseorang bisa menjadi lebih berkembang, karena dalam hidup berkelompok
seseorang tidak bisa seenaknya sendiri bersikap individualis dan egois. Hal
tersebut akan menghambat kemajuan seseorang untuk kemajuan karir seseorang.
Ketika seseorang sudah tidak disegani oleh anggota kelompoknya maka orang
tersebut akan dikucilkan dari lingkungannya, sehingga potensi yang dimiliki
tidak bisa berkembang dan karirnya menjadi terhambat. Dengan begitu hubugan
sosial yang baik dalam kelompok sangat menunjang sumber daya manusia untuk
tetap berkembang.
3. Kegiatan
yang menantang serta mengandung pendidikan
Penjelajahan
merupakan bagian pendidikan pramuka yang
menantang, karena penjelajahan merupakan bentuk aplikasi untuk seseorang bisa
survive di perjalanannya. Disitu anggota bisa belajar untuk bisa menjadi
pribadi yang mandiri, kuat dan berani. Tantangan akan menjadikan seseorang
semakin cerdas dalam menyelesaikan berbagai maslah yang muncul, karena
tantangan membutuhkan solusi pemecahan yang smart. Hidup tanpa tantangan
menjadikan orang terus berada di posisi nyaman yang mengakibatkan seseorang
menjadi takut akan maslah yang datang sehingga akan kecenderungan menolak
berbagai resiko yang muncul dan pengalamannya menjadi tidak bertmbah.

Untuk
pembelajaran yang ada di pramuka yang lainnya adalah Sistem tanda kecakapan, Sistem
satuan terpisah untuk putera dan puteri, Kiasan Dasar serta pembelajaran di alam terbuka. Kegiatan
di alam terbuka akan menjadi pembelajaran yang berbanding lurus antara SDM dan
SDA yang ada. Hal tersebut karena sumber daya alam yang ada akan mempunyai
nilai yang tinggi kalau dikelola dengan sumber daya manusia yang berkualitass
juga. Kondisi yang berbanding lurus ini akan terus mengasah kreatifitas anggota
pramuka untuk menciptakan suatu inovasi baru. Dengan begitu pramuka menjadi wahana yang tepat untuk
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena semua pembelajarannya
mengarah pada kegiatan yang positif.
Jayalah
Pramuka, Mantablah Sumber Daya Manusianya