Kamis, 04 Juni 2015

MENDAPAT KRITIKAN DARI KETUA PRAMUKA UTM




Awalnya tidak ada niatan untuk berkunjung di sanggar pramuka, awalnya tidak ingin bertemu dengan orang-orang yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan pribadi, awalnya hanya sibuk sendiri dengan kegiatan yang berbeda dari pramuka. Sungguh anggota pramuka yang benar-benar kurang bisa menjalankan Dharma pramuka yang baik dan tidak mempunyai tingkat kepedulian yang tinggi, tapi seusai menunaikan ibadah sholat dhuhur di masjid kampus, ada beberapa anggota pramuka yang memanggil dan  dengan riangnya menyapa namaku sambil keheranan mengucek-ngucek matanya apakah salah melihat orang atau tidak. Awalnya cuma mau salaman saja dan gak kepingin mampir, karena sudah mempunyai janji, tetapi  anggota tersebut dengan ramahnya menyambut dan akhirnya kuputuskan mampir ke sanggar dan bertemu dengan anggota-anggota pramuka yang lain. Bahkan tidak meyanyangka di kunjungan tersebut bisa bertemu dengan ketua- ketua pramuka dari 3 periode yang berbeda.


Setelah bertemu ketua pramuka dan berbincang-bincang, ternyata langsung mendapatkan kritikan tidak pernah hadir lagi di event pramuka an bahkan di dunia maya, yang ada hanyalah promosi terus-terusan. Ya memang itulah faktanya dan itu adalah kondisi yang sebenarnya. Mungkin tidak ada perjuangan supaya bisa datang di event-event pramuka. Sungguh anggota pramuka yang pasti mengecewakan banyak orang. Tapi kalau boleh jujur sebenarnya alasan lain sudah jarang berkomunikasi adalah rasa minder, tak percaya diri dan tak ada keberanian untuk menjadi orang yang terbuka lagi. Ku hanyalah anggota pramuka biasa yang tidak bisa memberikan prestasi apa-apa. Ku hanyalah anggota pramuka yang dalam 1 tahun setengah ini hanyalah sibuk dengan aktivitas pribadi saja dan tidak pernah menggunakan seragam kebanggan berwarna coklat, ku merasa bagaikan pecundang yang bersembunyi di titik yang nyaman dan tidak melakukan pengabdian lagi. Sungguh ironis sekali ada anggota pramuka yang tidak bisa mengaplikasikan mental pemberani seperti pendidikan karakter yang selalu diajarkan di pramuka.


Kini saatnya menjadi orang yang terbuka dan menjadi orang yang periang lagi. Setiap individu mempunyai jalan sendiri dan kebahagiaan yang berbeda. Mungkin kutak bisa memberikan prestasi apa-apa, tapi hal yang ku ingat selama ku berada di Pramuka UTM, ku hanyalah orang yang konyol, gila dan GJ dan mudah-mudahan itu bisa membuat bahagia orang meskipun kutak pernah serius dalam membahas rapat, musyawawah, kegiatan, materi atau yang lainnya, ku hanya ingin menikmati kebahagiaan dengan jalanku sendiri dan berusaha menciptakan keramaian diantara kalian semua.


Kini saatnya kumengamalkan skill yang telah diberikan pramuka padaku. Ku akan berusaha berbagi ilmu pada yang lainnya dan tak akan pelit ilmu lagi, meskipun ilmu yang kuperoleh tak sehebat yang kalian dapatkan, meskipun ilmu yang kumiliki tak sematang yang kalian punya, meskipun ilmu yang kudalami tak melekat kuat dalam ingatanku ku akan berusaha melakuan yang terbaik. Mohon doa dan kelancarannya untuk bisa melakukan pengabdian di tempat yang terbaik dan waktu yang terbaik. Terimakasih atas kritik, saran yang diberikan, karena itu adalah tanda bukti kalian sangat peduli denganku. Salam Pramuka ^_^



SATYAKU KU DHARMAKAN,

DHARMAKU KU BAKTIKAN

Minggu, 07 April 2013

Pramuka Jaya, Sumber Daya Manusia Mantab




Senyum sapa akan menjadi pembuka mata para pembaca untuk memanfaatkan indranya dengan baik dalam melihat isi tulisan ini.
Dalam tulisan ini akan sedikit ada pemaparan berkaitan dengan pramuka yang dikaitkan dengan Sumber Daya Manusia.
Pramuka merupakan bentuk organisasi pendidikan non formal yang didalamnya terdapat golongan siaga, penggalang, penegak serta pandega serta kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.. Selain itu pramuka jika dilihat dari makna katanya merupakan kepanjangan dari Praja Muda Karana yang mempunyai arti rakyat muda yang suka berkarya.
Dengan melihat makna pramuka yang menunujukkan rakyat yang suka berkarya maka pramuka juga mempunyai peran yang besar juga dalam meningkatkan sumber daya manusia. Hal tersebut karena anggota pramuka dalam setiap langkahnya selalu menjalankan nilai-nilai luhur yang telah dijunjungnya, dimana nilai-nilai tersebut dikonsep dalam dharma pramuka yang berisi:
1.      Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.      Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3.      Patriot yang sopan dan kesatria
4.      Patuh dan suka bermusyawarah
5.      Rela Menolong dan tabah
6.      Rajin, terampil dan gembira
7.      Hemat, cermat, dan bersahaja
8.      Disiplin Berani dan setia
9.      Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10.  Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Itu semua merupakan nilai-nilai luhur yang selalu dijunjung oleh anggota gerakan pramuka, sehingga dengan adanya keteguhan hati yang kuat oleh anggota pramuka untuk bisa menjalankannya merupakan langkah nyata seseorang bisa menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas tidak bisa dilakukan dengan instan dan kilat, tetapi semuanya memerlukan proses yang panjang dan sebuah kerja keras.
Sumber daya manusia merupakan potensi yang ada pada diri manusia untuk bisa menjalankan perannya dalam menyejahterakan kehidupan. Selain itu sumber daya manusia juga bisa menjadi asset yang berfungsi sebagai modal maju mundurnya suatu organisasi, sehingga sumber daya manusia di dalam pramuka menjadi hal yang selalu ditekankan.
Gerakan Pramuka tidak akan mampu berdiri secara kokoh di Indonesia kalau tidak memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Maju mundurnya pramuka ada di dalam anggota pramuka itu sendiri yang menentukan. Untuk mendongkrak kemajuan pramuka maka sumber daya manusia menjadi penentunya.
Pramuka menjadi wadah yang bagus untuk membentuk sumber daya manussia yang berkualitas, hal tersebut karena metode pembelajaran yang diterapkan pramuka mampu menumbuhkan kreativitas untuk menghasilkan inovasi baru. Metode pembelajaran dalam pramuka diantaranya adalah sebagai berikut ini :
1.      Belajar sambil melakukan kegiatan yang menyenangkan
Dalam hal ini bisa dicontohkan saat anggota pramuka belajar berbagai macam jenis tali dan simpul yang banyak macamnya, maka dibuatlah inisiatif untuk membuat pionering yang disitu berbentuk gapura, tiang, pintu atau yang lainnya lagi yang disitu juga diselingi dengan lagu-lagu atau yel-yel untuk menambah semangat anggota pramuka. Dengan cara belajar yang menyenangkan maka seseorang tidak merasa tertekan dan berat dalam menjalankannya, sehingga seseorang bisa menikmati dan menerima pembelajaran yang disampaikan. Belajar yang menyenangkan lainnya yang dilakukan pramuka juga sering kali menyisipkan game-game di season materi-materi supaya anggota pramuka yang belajar tidak bosan dan jenuh dengan materi yang dipaparkan.

Dengan adanya metode pembelajaran yang diiringi dengan kegiatan yang menyenangkan akan memudahkan seseorang dalam memahami materi yang disampaikan. Dengan begitu orang akan mengingatnya dan bahkan siap menerapkan hasil belajar yang diperolehnya supaya menjadi ilmu yang bermanfaat untuk dirinya sendiri dan juga orang lain. Proses pembelajaran yang diselingi kegiatan menyenangkan juga bisa menjadi interkasi yang komunikatif, karena stimulus yang diberikan oleh para senior dalam menjelaskan tali temali langsung diterapkan oleh para junior untuk bisa membentuk suatu pionering. Dengan begitu para junior menjadi lebih peka pada stimulus yang diberikan senior dan tanpa panjang lebar lagi para junior langsung beraksi untuk praktek sehingga bisa menunjukkan adanya respon yang positif ataupun  negatif dari pembelajaran tersebut.
Dengan adanya kecakapan respon yang diterima oleh anggota pramuka maka seseorang akan terlatih menjadi manusia yang cepat tanggap pada situasi yang ada. Hal tersebut karena kecakapan menjadi sesuatu hal yang disukai oleh orang banyak, sehingga kecakapan juga bisa dilatih melalui metode pembelajaran yang disertai dengan kegiatan menarik. Kecakapan menjadi hal yang selalu dicari-cari oleh masyarakat, karena dengan adanya kecakapan yang bagus dimilki seseorang menunjukkan interkasinya bagus juga sehingga akan banyak dibutuhkan leh masyarakat.
2.      Sistem Berkelompok
Sistem berkelompok yang ada di pramuka bisa dilihat di semua golongan pramuka baik dari golongan siaga maupun penegak. Di golongan siaga dibagi menjadi siaga mula, bantu, dan tata dimana itu masih dipisah menjadi barung yang bisa terdiri dari barung merah, hijau, kuning dan lainnya lagi. Dimanapun dan kapanpun keberadaan anggota pramuka selalu dibentuk dalam sistem kelompok, hal tersebut dilakukan karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan yang lain dan tidak bisa berdiri sendiri. Hal tersebut bisa terlihat dalam aktivitas pendirian tenda oleh anggota pramuka yang akan mudah pendiriannya bila dilakukan secara berkelompok dari pada mendirikan tenda sendirian.

Dengan adanya sistem berkelompok di gerakan pramuka maka akan memuculkan hubungan sosial yang baik sesama manusia untuk bisa hidup bersama dan bisa menciptakan hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antara idividu satu dengan individu lainnya. Dengan adanya hubungan sosial yang baik diantara anggota kelompok maka potensi yang dimiliki seseorang bisa menjadi lebih berkembang, karena dalam hidup berkelompok seseorang tidak bisa seenaknya sendiri bersikap individualis dan egois. Hal tersebut akan menghambat kemajuan seseorang untuk kemajuan karir seseorang. Ketika seseorang sudah tidak disegani oleh anggota kelompoknya maka orang tersebut akan dikucilkan dari lingkungannya, sehingga potensi yang dimiliki tidak bisa berkembang dan karirnya menjadi terhambat. Dengan begitu hubugan sosial yang baik dalam kelompok sangat menunjang sumber daya manusia untuk tetap berkembang.
3.      Kegiatan yang menantang serta mengandung pendidikan
Penjelajahan merupakan bagian pendidikan  pramuka yang menantang, karena penjelajahan merupakan bentuk aplikasi untuk seseorang bisa survive di perjalanannya. Disitu anggota bisa belajar untuk bisa menjadi pribadi yang mandiri, kuat dan berani. Tantangan akan menjadikan seseorang semakin cerdas dalam menyelesaikan berbagai maslah yang muncul, karena tantangan membutuhkan solusi pemecahan yang smart. Hidup tanpa tantangan menjadikan orang terus berada di posisi nyaman yang mengakibatkan seseorang menjadi takut akan maslah yang datang sehingga akan kecenderungan menolak berbagai resiko yang muncul dan pengalamannya menjadi tidak bertmbah.


Untuk pembelajaran yang ada di pramuka yang lainnya adalah Sistem tanda kecakapan, Sistem satuan terpisah untuk putera dan puteri, Kiasan Dasar  serta pembelajaran di alam terbuka. Kegiatan di alam terbuka akan menjadi pembelajaran yang berbanding lurus antara SDM dan SDA yang ada. Hal tersebut karena sumber daya alam yang ada akan mempunyai nilai yang tinggi kalau dikelola dengan sumber daya manusia yang berkualitass juga. Kondisi yang berbanding lurus ini akan terus mengasah kreatifitas anggota pramuka untuk menciptakan suatu inovasi baru. Dengan begitu  pramuka menjadi wahana yang tepat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena semua pembelajarannya mengarah pada kegiatan yang positif.

Jayalah Pramuka, Mantablah Sumber Daya Manusianya